Home Tips 5 Tips Hadapi PHK

5 Tips Hadapi PHK

935
SHARE
Sumber foto: www.kaltimpost.co.id

Sekarang lagi musim PHK alias pemutusan hubungan kerja menyusul perlambatan ekonomi global dan Indonesia. Pertumbuhan ekonomi yang di bawah 5% membuat kesempatan mendapat pekerjaan makin sulit. Angkatan kerja muda yang baru lulus sekolah saja belum banyak terserap, muncul masalah baru, mereka yang terkena PHK. Situasi ini membuat rebutan meraih pekerjaan makin sengit.

Untuk yang terkena PHK, saya mencoba membagi lima tips sederhana menghadapinya.

1. Tetap Tenang dan jaga optimisme
PHK bukanlah akhir segala-galanya. Janganlah berpikir PHK seperti dunia mau runtuh. Karena itu, hadapi PHK dengan tenang. Jangan panik. Pada saat bersamaan sikap optimisme juga perlu dijaga dan dipelihara. Ini akan sangat membantu dalam proses pencarian pekerjaan baru.

2. Tetaplah Berolahraga
Untuk menjaga kejernihan pikiran selama masa PHK maka perlu olahraga. Olahraga juga akan menyehatkan fisik. Seperti kata pepatah, mens sana in corpore sano, pikiran yang sehat ada dalam tubuh yang sehat. Maka agar tetap berpikir jernih perlu berolahraga. Kalau selama ini Anda tidak atau jarang berolahraga maka mulailah berolahraga. Tapi jangan langsung olahraga berat. Mulailah dari yang ringan, misalnya berjalan kaki. Selain menjaga kesehatan, juga untuk menjaga pikiran tetap fresh.

Apalagi, saat di-PHK, fasilitas kesehatan dari kantor turut dihapus. BPJS pun harus bayar sendiri. Karena itu, kesehatan menjadi urusan yang sangat mahal dan karena itu pula, penting sekali menjaga kesehatan.

3. Cari Kesibukan Baru
Mengubah pola hidup dari kebiasaan bekerja menjadi tidak bekerja tidaklah mudah. Jangankan itu, mengubah jam bangun pagi dari jam 5 ke jam 7 saja, misalnya, sulit. Perubahan ini terkait metabolisme tubuh. Karena itu, setelah Anda terkena PHK, janganlah ubah pola tidur. Tetap bangun seperti biasa. Yang perlu diubah hanyalah waktu-waktu kerja Anda selama ini.

Untuk mengisi waktu-waktu tersebut carilah kesibukan-kesibukan lain. Antara lain, misalnya, mengisi blog yang sudah lama Anda tinggal karena kesibukan pekerjaan di kantor. Atau kalau belum punya, silahkan mulai membuat blog, baik yang gratis di Blogspot.com, Worpress atau di Kompasiana. Atau biar lebih keren bayar domain dan hosting sendiri.

Baca koran juga penting. Karena banyak informasi pekerjaan baru ada di sana (lewat iklan lowongan kerja). Atau, datangi pameran-pameran tentang lowongan pekerjaan baru. Siap tahu, keberuntungan menghampiri Anda dan langsung mendapat pekerjaan baru di sana.

4. Jaga silaturahmi dengan teman-teman.
Meski sudah tidak berkantor lagi, tetaplah jaga komunikasi dengan teman-teman lama. Siapa tahu dari mereka akan ada informasi lowongan pekerjaan baru. Bila perlu perluas jaringan baru.

5. Kontrol Pengeluaran.
Setelah di-PHK maka Anda tidak akan mendapat penghasilan bulanan lagi. Tapi Anda pasti mendapat pesangon dalam jumlah besar, tergantung masa kerja Anda. Hanya ingat, uang sebanyak ini bisa habis sekejap kalau pemakaiannya tidak terkontrol dengan baik. Karena itu, saat di-PHK dan belum mendapat pekerjaan baru, tetap kontrol pengeluaran.

Belilah barang-barang yang benar-benar butuh. Hindari belanja hanya karena suka atau sekadar ingin memiliki tapi sebetulnya tidak penting-penting amat. Apalagi hanya sekadar memenuhi rasa lapar mata. Atau, biar aman, uang pesangon itu dimasukkan ke deposito. Atau kalau Anda punya jiwa entrepreneur, mulailah berusaha sesuai minat Anda. Tapi, untuk hal yang terakhir ini, juga tetap harus hati-hati agar tidak salah pilih bidang bisnis. Sebab kalau salah pilih, bukan untung yang didapat, malah buntung.

Nah, silahkan mencoba tips sederhana ini. Tapi kalau Anda punya tips lain, silahkan ditambah pada daftar ini. Selamat mencoba. (Alex Madji)