Home Kutipan Inspiratif 9 Kutipan Inspiratif Nelson Mandela

9 Kutipan Inspiratif Nelson Mandela

834
0
SHARE
Nelson Mandela (1918-2013)

Nelson Mandela adalah mantan pejuang dan Presiden Afrika Selatan. Dia pernah dipenjara selama 27 tahun oleh Pemerintahan Apartheid Afrika Selatan sebelum kemudian bebas dan memimpin negara tersebut. Dia adalah seorang tokoh yang menyihir dan menginspirasi dunia. Mandela meninggal pada Jumat, 6 Desember 2013 pagi WIB dalam umur 95 tahun.

Berikut 9 kutipan atau kalimat-kalimat menarik Nelson Mandela:
Pertama, Ketakutan terdalam kami bukanlah bahwa kami memiliki keterbatasan. Ketakukan kami paling dalam adalah bahwa kekuasaan yang melampui takaran. Itulah terang kami, bukan kegelapan kami, yang paling menakutkan kami. Keterlibatan yang kecil tidak melayani dunia. Tidak ada satu hal pun yang mencerahkan, sehingga orang lain merasa aman di sampiang Anda. Sebagai anak, kami semua ingin berseinar. Bukan hanya beberapa dari kami, tetapi setiap orang. Dan, begitu kami membiarkan sinar kami bercahaya, tanpa sadar kami mengijinkan orang lain melakukan hal yang sama. Karena kita bebas dari ketakukan kita sendiri, maka kehadiran kita secara otomatis membebaskan orang lain.

Kedua, Secara fundamental, saya adalah seorang optimistik. Saya tidak tahu apakah ini terjadi secara alamiah atau karena pendidikan. Dengan selalu optimistis, kita menjaga kepala kita terus bersinar dan kaki kita terus melangkah maju. Ada begitu banyak momen-momen kegelapan, ketika kepercayaan saya pada kemanusiaan sungguh-sungguh dicoba, tetapi saya tidak akan dan tidak bisa membiarkan diri saya berputus asa. Sebab cara-cara seperti itu mengalahkan dan mematikan.

Ketiga, Tidak ada seorang pun yang dilahirkan untuk membenci orang lain hanya karena warna kluit atau latar belakangnya atau karena agamanya. Manusia harus belajar untuk membenci, dan bila mereka bisa belajar membenci, maka mereka juga bisa diajari untuk mencintai. Mencintai selalu muncul secara alamiah di dalam hati manusia.

Keempat,  Seorang pemimpin itu sama seperti seorang gembala. Dia berada di belakang domba-dombanya, membiarkan sebagian besar dari domba-dombanya berjalan di depan, walaupun yang lain ikut dari belakang. Artinya, tidak seluruhnya dipimpin dari belakang.

Kelima, Saya mempelajari bahwa keberanian bukanlah absennya ketakutan, tetapi kemampuan mengatasinya. Seorang pemberani bukanlah mereka yang tidak memiliki rasa takut, tetapi mereka yang menguasai ketakutan tersebut.

Keenam,  Bila Anda ingin berdamai dengan musuhmu, Anda harus bekerja sama dengan mereka. Kemudian, mereka yang tadinya musuh-musuhmu akan menjadi partnermu/sahabat-sahabatmu.

Ketujuh, Tidak mudah berjalan bebas dimanapun, dan banyak dari kita akan berjalan dalam lembah kematian berkali-kali sebelum kita sampai pada puncak kerinduan kita.

Kedelapan, Tidak ada satu orang pun yang ingin kembali ke sebuah tempat yang tetap tidak berubah untuk menemukan cara-cara yang anda pilih

Kesembilan, Mengatasi kemiskinan bukanlah sebuah tugas karitatif, melainkan sebuah tindakan keadilan. Seperti Perbudakan dan Apartheid, kemiskinan bukan alamiah. Kemiskinan itu bikinan manusia dan bisa diberantas hingga ke akar-akarnya oleh tindakan manusia. Kadang pemberantasan kemiskinan ini datang pada generasi-generasi hebatdan Anda bisa menjadi generasi seperti itu. Karena itu, biarkanlah kehebatan itu berkembang. (Alex Madji)

Diterjemahkan dari www.parade.com, Jumat, 6 Desember 2013.