Atasi 3 Masalah Ini dalam Kelola Blog

Atasi 3 Masalah Ini dalam Kelola Blog

344
SHARE
Sumber gambar ilustrasi: soicos.com

Beberapa tahun terakhir, saya cukup rutin mengisi blog. Meski demikian, saya belum berani menyebut diri sebagai bloger. Sebab saya tidak telaten mengisinya setiap hari. Tapi memang tidak mudah mengisi blog secara rutin. Apalagi seperti minum obat, pagi sore. Selalu saja ada masalah yang dihadapi.

Dalam menggumuli blog, saya menemukan beberapa (tiga) persoalan besar. Saya menceritakan masalah-masalah tersebut dalam artikel ini dan mencoba mencari solusinya. Siapa tahu Anda punya masalah yang sama dengan saya. Dan, mudah-mudahan, tawaran solusi saya bisa bermanfaat juga untuk blog Anda.

Keterbatasan Ide

Salah satu masalah utama yang sering saya hadapi dalam mengisi blog adalah keterbatasan ide untuk bahan tulisan. Kadang saya tidak tahu harus menulis tentang apa. Mungkin saja ada bahan yang terlintas di kepala, tapi ada pertimbangan lain, apakah gagasan itu cocok dengan blog saya. Tapi kalau sudah mentok sekali, terpaksa saya menulis apa pun yang muncul di pikiran, meski melenceng dari peruntukannya. Prinsipnya yang penting blog terisi.

Masalah lainnya adalah banyak ide tiba-tiba datang pada waktu bersamaan. Tentang ini dan itu. Kalau sudah begini, saya kadang pusing sendiri mau mulai dari mana. Pada akhirnya gagasan-gagasan tersebut menguap begitu saja dan hilang ditelan bumi.

Setelah merenung, saya menemukan jawabannya bahwa minimnya ide atau bahan tulisan karena saya tidak punya perencanaan yang bagus. Padahal idealnya, dalam mengisi blog, perlu ada perencanaan, misalnya, hari ini menulis apa, besok, lusa dan seterusnya menulis apa. Lebih bagus lagi, gagasan-gagasan tersebut ditulis dalam bentuk file khusus lengkap dengan gagasan pokok serta jadwal pemuatannya. Dengan demikian, tidak ada alasan lagi tidak ada bahan tulisan.

Baca juga: Bagaimana Anda Temukan Ide Tulisan?

Tapi untuk mengisi blog secara rutin memang butuh kerja keras. Apalagi kalau aktivitas ini dilakukan di sela-sela pekerjaan kantor. Belum lagi pekerjaan rumah rumah tangga yang harus diselesaikan sendiri alias tidak punya asisten rumah tangga. Butuh pula tekad yang kuat dan komitmen dengan diri sendiri untuk terus mengisi blog.

Saya punya cara tersendiri dalam menyelesaikan artikel untuk blog. Kadang saya selesaikan ketika habis dead line di kantor. Tapi kalau sudah begini, ada pekerjaan lain yang ditunda. Kalau di rumah, saya punya tempat favorit untuk menyelesaikan tulisan blog. Kalau lagi malas melakukan pekerjaan lain, saya memilih baring di atas sofa yang terletak di sudut ruangan lalu mengambil smart phone dan mulai menulis. Artikel yang sedang Anda baca ini diselesaikan sambil berbaring.

Bagaimana Memasarkan Blog

Memasarkan blog tidaklah mudah. Apalagi kalau page view-nya belum seberapa. Inilah salah satu masalah yang saya hadapi dalam beberapa tahun terakhir. Satu-satunya cara terbaik adalah menghasilkan tulisan yang luar biasa bagus baik dari sudut isi maupun cara penyampaiannya sehingga menyedot perhatian orang banyak. Enak dibaca, ringan, dan mengena. Tulisan-tulisan model seperti ini akan merangsang orang untuk terus mengunjungi blog kita. Simaklah tulisan-tulisan Denny Siregar. Tapi, tidak semua orang bisa melakukan hal seperti itu. Saya sendiri belum sampai pada level seperti Denny Siregar. Saya masih terus melatih dan mengasah diri.

Cara lain mempromosikan blog adalah membagikan tulisan ke media sosial seperti facebook, twitter, dan instagram atau media sosial apa pun. Ini cara efektif untuk memperkenalkan blog ke publik. Apalagi kalau kita punya banyak teman dan pengikut. Setiap tulisan yang bagus pasti akan dibagikan lagi oleh teman-teman Anda. Saya sering melakukan ini. Berbagi artikel di facebook dan twitter. Yang penting percaya diri saja bahwa tulisan kita bagus dan tidak mengecewakan teman-teman kita di media sosial.

Cara yang sudah lazim dilakukan adalah blog walking atau pesiar ke blog orang lain lalu meninggalkan jejak di sana berupa komentar. Harapannya, ada kunjungan balik. Cara lebih tradisional lagi adalah cerita dari mulut ke mulut. Kadang cara ini jauh lebih efektif. Apalagi kalau isi blog kita bagus.

Bagaimana Menghasilkan Uang Lewat Blog

Ini masalah terbesar saya. Hingga saat ini, saya belum bisa mendapatkan uang sepeser rupiah pun dari blog. Keluar uang, iya. Khususnya untuk bayar sewa hosting per tahun. Beda dengan teman saya yang pernah juga saya tulis di sini. Ia sudah dapat lumayan banyak uang dari blognya. Padahal blognya masih gratisan.

Baca juga: Belajar Cari Duit dengan Blog dari Si Cantik Ini.

Tapi saya tidak patah semangat. Saya memang belum fokus mencari duit dari blog. Fokus saya adalah bagaimana mengisi blog secara rutin. Sekaligus terus mengasah dan latih menulis. Meski tersimpan sebuah harapan bahwa blog ini suatu saat nanti bisa menghasilkan duit.

Masalah terbesar saya adalah jejaring. Saya belum punya jaringan untuk mendapatkan sponsorship seperti teman kantor saya tadi. Tapi, saya yakin, suatu saat jaringan ini bisa tercipta bila lebih serius menangani blog.

Nah, tentu Anda punya pengalaman sendiri dalam mengelola blog. Bagus sekali kalau pengalaman Anda bisa dibagikan dalam komentar di bawah tulisan ini. (Alex Madji)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY