Home Inspirasi Cara Kevin Sanjaya Jemput “Bintang yang Jatuh”

Cara Kevin Sanjaya Jemput “Bintang yang Jatuh”

244
SHARE
Kevin Sanjaya Sukamuljo (Sumber foto: http://www.yonexusa.com)

Dibanding para atlet dari cabang lain, atlet-atlet bulutangkis tergolong paling matang mempersiapkan kehidupan setelah pensiun sebagai atlet. Hampir tidak pernah terdengar kisah pilu para mantan atlet tepok bulu ini. Sebab, mereka merancang sejak dini ketika suatu saat bintang mereka redup.

Perhatikan saja pasangan suami istri peraih emas Olimpiade 1992 di Barcelona, Alan Budikusuma dan Susy Susanti. Keduanya merintis usaha produk alat-alat olahraga, termasuk alat-alat olahraga bulutangkis, dengan merek dagang Astec, setelah gantung reket. Begitu juga pemain tunggal putra Hariyanto Arbi yang juga terjun di dunia bisnis alat-alat olahraga bulutangkis dengan merk dagang, Flypower. Dan, masih banyak lagi.

Beda dengan kisah para mantan atlet dari cabang lain yang kehidupannya miris saat pensiun. Simak saja, sebagai contoh, kisah petinju legendaris Elyas Pical yang begitu perkasa di atas ring tapi menorehkan kisah pilu setelah gantung sarung tinju. Begitu juga beberapa mantan atlet dari cabang atletik yang hidupnya terlunta-lunta begitu pensiun.

Pemain bulutangkis ganda putra terbaik Indonesia dan dunia saat ini, Kevin Sanjaya Sukamuljo, sudah mengambil ancang-ancang tentang kehidupannya pascamenjadi atlet. Saat ini, pemuda 23 tahun itu memang tengah menjadi bintang. Sinarnya pun diperkirakan masih akan terang benderang selama 7-10 tahun ke depan.

Namun, ia ogah berfoyah dengan apa yang diperoleh. Ia sadar suatu saat tenaganya berkurang dan ia tidak menjadi siapa-siapa lagi. Hanya satu yang pasti yaitu bahwa ia akan menjadi mantan juara berbagai super series dan jawara All England dua kali berturut-turut (2017-2018).

Sumber Foto: http://www.yonexusa.com

Karena itu, sejak dini ia sudah merencanakan kegiatan setelah gantung raket. Kevin bercita-cita menjadi pengusaha properti saat pensiun nanti. Hanya saja, ini masih rencana yang mungkin terucap secara spontan. Ia belum mengelaborasi lebih jauh tentang rencana tersebut.

Ayah dan ibunya, Sugiarto Sukamuljo dan Winartin Niawati, saat ditanya tentang rencana putra bungsunya ini juga hanya mendukung. Sama seperti mereka mendukungnya dengan melakukan apa pun ketika ia punya kehendak kuat menjadi atlet bulutangkis.

“Sejauh ini belum ada persiapan untuk rencana tersebut,” ujar Winartin saat ditanya tentang rencana Kevin menjadi pengusaha properti di Jakarta, 28 Maret 2018. Hal yang sama dibenarkan Sugiharto yang saat itu memegang pundak sang istri.

Terlepas dari itu, minimal Kevin sudah punya gambaran apa yang akan dilakukannya saat pensiun nanti. Berbagai hadiah dan macam-macam bonus yang ia dapat selama jadi atlet bulutangkis disiapkan untuk mewujudkan dan menyukseskan rencana tersebut sekaligus menjemput “bintang yang jatuh”. (Alex Madji)