Djibril Cisse dan Ameobi Bukan Muslim

Djibril Cisse dan Ameobi Bukan Muslim

1827
SHARE

Tidak semua nama “berbau” Islam adalah muslim dan tidak semua nama “berbau” Kristen adalah kristiani. Tetapi terkadang, kita melakukan generalisasi. Seolah-olah semua nama yang “berbau” Islam sudah pasti muslim dan semua nama yang “berbau” Kristen sudah pasti kristiani.

Saya ingin menulis tentang nama-nama pemain di Liga Utama Inggris yang “berbau” muslim, tetapi ternyata bukan beragama Islam dan pemain-pemain bernama Kristen ternyata bukan kristiani. Engel ini saya tulis karena di Liga Utama Inggris, jumlah pemain beragama muslim semakin banyak. Lebih dari itu, Liga Inggris adalah liga yang paling bermutu di planet ini. Dia menyisihkan La Liga Spanyol, Seri A Italia atau Bundesliga Jerman.

Di Liga Utama Inggris ada pemain-pemain yang namanya “berbau” muslim seperti Hatem Ben Arfa, Cheick Tioté, Papiss Cisse, Demba Ba, Hatem Ben Arfa, dan Ameobi bersaudara yaitu Foluwashola “Shola” Ameobi dan Sammy Ameobi di Newcastle United. Di Arsenal ada Marouane Chamakh, Abou Diaby, Bacary Sagna, dan Armand Traoré. Di Manchester City ada Kolo dan Yaya Toure, Samir Nasri, dan Edin Dzeko. Di Aston Villa ada Habib Beye. Di Everton ada Marounae Fellaini. Sedangkan di Queens Park Rangers (QPR) ada Djibril Cisse dan Adel Taarabt. Selain itu masih ada nama-nama Ahmed Elmohamady (Sunderland), Younes Kaboul (Tottenham Hotspur), Youssuf Mulumbu (West Bromwich) serta Ali Al Habsi dan Mohamed Diame di Wigan Athletic.

Tidak semua dari nama-nama itu beragama muslim, meskipun sebagian besar dari mereka adalah muslim. Sebagai contoh, Ameobi bersaudara. Nama keduanya memang berbau Islam karena mereka berasal dari Nigeria. Tetapi The Telegraph mengidentifikasi bahwa keduanya adalah pemeluk kristiani.

Foluswashola “Shola” Ameobi lahir di Zaria, Nigeria pada 12 Oktober 1981. Tetapi pada usia lima tahun dia pindah ke Inggris mengikuti ayahnya yang kuliah di negara itu. Dia kemudian pernah membela Tim Nasional Inggris U-21. Adiknya, Sammy Amoebi yang juga bermain bersama Newcastle menggunakan nama babtis Samuel. Sammy juga membela Timnas Inggris U-21, setelah sempat membela Nigeria U-17. Adiknya Tomi juga diincar Newcastle.

Kedua orang tua mereka bernama John Ameobi dan Margaret Ameobi berasal dari Nigeria. Harian Inggris The Independent melaporkan bahwa John Ameobi adalah seorang pastor Gereja Apostolik Newcastle. Jadi, Shola, Sammy, dan Tomi adalah anak pendeta. John Ameobi adalah doktor permesinan pertanian lulusan Universitas Newcastle yang kemudian menjadi pendeta. “Seharusnya saya kembali ke Nigeria setahun setelah saya meraih PhD. Tetapi Tuhan mengatakan bahwa saya, istri, dan anak saya harus tinggal di sini,” kata John seperti ditulis The Independent.

Nama lainnya adalah Djibril Cisse. Pemain internasional Prancis ini memang lahir dari keluarga muslim keturunan Pantai Gading di Prancis. Ayahnya, Mangue Cisse adalah seorang pesepakbola profesional dan pemain Timnas Pantai Gading sebelum pindah ke Prancis pada 1974. Wikipedia melaporkan bahwa pemain dengan gaya rambut yang nyentrik ini pindah dari muslim ke Kristen atau murtad. Hanya saja tidak disebutkan kapan dia “murtad”.

Kemungkinan ketika dia menikahi janda beranak satu, Jude Littler pada Juni 2005. BBC News melaporkan, Cisse menikahi pekerja salon atau penata rambut dari Anglesey ini di Kastil Bodelwyddan. Pasangan ini dikaruniai tiga orang anak yaitu Cassius Clay (lahir 6 Maret 2006, Prince Kobe (26 Juli 2008), dan Marley Jackson (20 Februari 2010). Cisse sendiri mempunyai seorang putri, Ilona (lahir 2001) sebelum menikahi Jude Littler. Littler juga mempunyai seorang putra bernama Liam (lahir 1994) dari pernikahan sebelumnya.

Tetapi ada juga nama berbau Kristen yang ternyata beragama Islam. Misalnya, striker klub championship, Ipswich, Nathan Ellington. Menurut harian The Independen edisi Selasa 23 Agustus 2011, pemain ini adalah seorang mualaf. Dia pindah ke Islam, setelah menikahi perempuan Bosnia bernama Alma dari Tuzla pada 2004. Sejak menikahi perempuan itu, Ellington mualaf dan ingin membela Tim Nasional Bosnia.

Ellington menjadi muslim yang militan. Dia mendirikan asosiasi pemain sepakbola muslim di Inggris. Sebagai muslim dia tidak gentar, meskipun selalu mendapat cemoohan saat bermain. Seringkali dia diolok-olok dan mendapat perlakuan rasialis. Pada sebuah pertandingan, saat melakukan pemanasan, seperti dilaporkan The Telegraph, dia mengenakan kaus bertuliskan, “Saya muslim, jangan panik.” Ini adalah reaksi atas perilaku rasialis terhadapnya. Dia selalu diteriaki menyerupai suara kera.

Media-media besar Inggris seperti Daily Mail, The Independent, The Telegraph memastikan bahwa di luar tiga nama yang disebutkan di atas yaitu, Shola dan Sammy Ameobi serta Djibril Cisse, adalah muslim. Bandingkan nama-nama itu dengan artikel saya sebelumnya berjudul “Pesepakbola Beragama Muslim” di blog ini. (Alex Madji)

25 COMMENTS

  1. Ada satu nama lagi yang berbau Islam tapi ternyata bukan muslim yaitu Zlatan Ibrahimovic. Ayahnya seorang muslim, tetapi ibunya bukan. Sayangnya, dia dibesarkan di lingkungan keluarga ibunya (persis seperti Barack Obama), sehingga pengaruh itulah yang kuat mendorong dia menjadi Kristen.

  2. tapi setau gw Zlatan Ibrahimovic itu pemeluk islam.. tapi dia bukan pemeluk islam yang taat, seperti Mesut Oezil, bahkan sekarang cr7 pun makin dekat dgn islam..

  3. Zlatan ibrahimovic islam koq.. 100%.. Bahkan demba ba dan edin hazard(chelsea) juga muslim yang taat..yang gak muslim tapi dibilang muslim itu robin van persie..

  4. Keyakinan itu ada dihati, jgn saling menghina, mari saling menghargai. Saya muslim sejati tp tak mau menghina agama lain krn Allah SWT tdk mengajarkan hal demikian.

  5. Setuju..muslim yang baik itu yang bisa berdampingan dengan agama apa pun dengan rukun..tdk saling menjelekkan dan tdk ada kebencian. Krn sesungguhnya, Islam itu rahmatan lil'alaminn..

LEAVE A REPLY