Home Gagasan Makan Mie? Ya di Kang Sum

Makan Mie? Ya di Kang Sum

647
SHARE
Mi Kang Sum, Imogiri, Jogjakarta (Foto: Ciarciar.com)

Setelah menikmati lezatnya Sate Klatak, Kamis 6 Maret 2014 malam, kami masih melanjutkan lagi wisata kuliner dengan mengunjungi warung mie Kang Sum di Imogiri, Yogyakarta. Di sana, pilihannya juga ada dua: Nasi goreng/godog dan mi goreng/godog. Bahan dasarnya adalah bihun. Nasi goreng atau nasi godog juga dicampur bihun bersama ayam dan telur serta sedikit kol.

Tempat ini letaknya di sebuah rumah sederhana beralaskan tanah berdinding batako tanpa plaster pada sebuah jalan sepi, jauh dari keramaian. Suasananya pun remang. Hanya sebuah lampu kurang dari 8 watt yang menyinari tempat itu. Satu lampu lain digantung di ujung asbes dibungkus bekas kaleng oli sehingga menimbulkan warna merah. Ini hanya menjadi penanda warung mi Kang Sum.

Di sini, juru masaknya seorang bapak paruh baya. Dia memasak di atas sebuah tungku tunggal menggunakan arang. Sedangkan seorang pria lain yang berbadan gendut sibuk mengatur dan menata masakan yang siap disajikan atau dibungkus untuk dibawa pulang oleh para pelanggannya.

Untuk yang makan di situ, harus bersabar karena hanya ada dua meja dengan tiga kursi panjang. Ada juga beberapa kursi plastik. Tetapi jumlahnya tetap saja terbatas karena hanya bisa menampung 11 orang. Padahal, malam itu, pelanggannya cukup banyak. Karena tidak kebagian kursi, maka yang lain harus duduk di teras rumah di sebelahnya.

Siapa pun yang datang ke sini harus memiliki modal kesabaran dan tidak dalam kondisi sangat lapar. Sebab menunggunya cukup lama karena cara masak yang lama pula dan pemasaknya hanya satu orang dengan tungku api yang juga cuma satu. Tetapi begitu masakan datang, yakinlah Anda tidak akan kecewa.

Seperti Sate Klatak, porsinya pun sedikit. Bedanya, masakan mie dan nasi di sini sudah pakai bumbu. Perpaduan bumbu yang pas membuat masakannya enak dan maknyus. Rasanya ini tidak sebanding dengan harganya yang sangat murah.

Malam itu, kami memesan tiga mie godog dan dua mi goreng plus teh manis panas hanya habis Rp 65.000. Murah bukan? Nah kalau ke Yogyakarta, jangan lupa ke warung mie Kang Sum. Pasti tidak mengecewakan Anda. (Alex Madji)