Home Umum Menunggu Kejutan dari Debat Cagub DKI

Menunggu Kejutan dari Debat Cagub DKI

582
0
SHARE
Sumber Foto: Detik.com

Status media sosial netizen, Jumat, 13 Januari 2017 pagi hingga siang adalah tentang debat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang diselenggarakan malam harinya. Publik tidak sabar lagi melihat pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Jarot Saiful Hidayat, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno menjual misi visi serta saling serang program.

Tapi dibanding pasangan Ahok-Jarot dan Anies-Sandiaga Uno yang sudah beberapa kali berbagi panggung pada debat-debat tidak resmi sebelumnya, saya paling penasaran dengan Agus-Sylviana. Lebih-lebih Agus Yudhoyono. Sebab, beberapa kali undangan debat di televisi, pasangan ini selalu tidak hadir.

Alasannya, itu bukan debat resmi. Agus pernah diolok-olok oleh netizen ketika ia tidak mau datang ke debat yang diselenggarakan Kompas TV. Ia dicap takut berdebat dan tidak berani berhadapan dengan dua pasangan calon lainnya di atas panggung. Tapi pada debat resmi KPU, Jumat 13 Januari 2017 malam WIB, Agus tidak bisa mengelak lagi. Ia wajib datang.

Baca juga tulisan ini: Ayo Gus, Ikut Debat Dong..

Saya sangat penasaran bagaimana Agus Yudhoyono tampil tanpa contekan di atas panggung. Selama dua bulan kampanye berjalan, Agus beberapa kali menggelar pidato politik. Penampilannya memang elegan. Tapi monoton. Ia berbicara, pendukungnya mendengar.

Pada debat nanti, ada sesi ia harus menjawab pertanyaan dari panelis dan dua calon lainnya. Sudah tentu, pertanyaan-pertanyaan mereka tidak terduga. Paling, ia bisa meraba kira-kira pertanyaan yang bakal muncul. Tapi ia tidak bisa menyiapkan secara pasti jawaban atas pertanyaan yang bakal muncul dari panelis dan pasangan lainnya.

Di sinilah rasa penasaran saya semakin meningkat. Bagaimana putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menangkis serangan Anies-Sandiaga yang suka nyinyir atau “pukulan” Ahok-Jarot terkait program dan janji-janjinya selama kampanye. Ini akan menjadi titik krusial bagi Agus yang dalam berbagai survei memiliki tingkat elektabilitas paling tinggi.

Sebab selama dua bulan kampanye, pernyataan-pernyataan Agus di media massa, banyak yang membingungkan. Beberapa kali ia menjadi bulan-bulanan netizen karena pernyataannya yang kadang setengah tidak masuk akal. Contoh, ketika ia membuat pernyataan akan membangun kota terapung dalam wawancara di Kompas TV. Pernyataan ini kemudian dijadikan humor politik yang menggelikan oleh lawan-lawannya.

Begitu juga ketika ia ditanya tentang apa yang dibuatnya selama waktu-waktu sisa kampanye yang semakin pendek. “Semakin masif, intensif, ekstensif. Itu yang akan saya lakukan di sisa waktu,” jawab Agus di Jakarta Pusat, Sabtu (7/1/2017) sebagaimana diberitakan media ini. Masih ada beberapa contoh lain dari pernyataan Agus yang dikritik netizen selama dua bulan kampanye.

Agus juga akan menghadapi masalah konsentrasi di atas panggung pada debat nanti. Dari beberapa kali tampil di televisi, di tengah wawancara kadang ia kehilangan fokus dan gagasan. Bahasa tubuhnya juga mencerminkan kebingungan saat menjawab pertanyaan wartawan. Contoh paling pas adalah saat ia hendak menjelaskan tentang konsep kota terapung di Kompas TV.

Contoh lain adalah ketika ia diwawancara wartawan di Kelurahan Bungur, Kecamatan Senin, Jakarta Pusat, Selasa 10 Januari 2017. Wawancara itu berlangsung dalam keramaian. Ternyata keramaian itu cukup mengganggu konsentrasinya. “Tentu ada regulasi yang harus kita penuhi juga. Jangan sampai sembarangan orang kemudian tidak memiliki apa yang namanya.. eh.. namanya… ya… Sebentar-sebentar…, saya terganggu, tolong jangan bicara dulu ya,” kata Agus saat menjawab pertanyaan seputar urbanisasi. Baca selengkapknya di sini.

Kalau saja ada tim lawan yang bisa mengacaukan konsentrasi pensiunan TNI berpangkat mayor ini, maka Agus akan berantakan di atas panggung. Tapi, tentu saja, Agus sudah mempersiapkan diri mengikuti debat pertama ini. Apalagi, ia memiliki mentor politik kelas wahid yang juga ayah kandungnya, SBY. Kehadiran SBY dan Ani Yudyonoyo pada debat nanti juga akan meningkatkan kepercayaan diri sang buah hati.

Karena itu, kita tunggu saja daya kejut dari penampilan Agus Yudhoyono dalam debat pertama ini. Apakah ia memperlihatkan kepiawaiannya di atas panggung atau justru memperkuat dugaan publik selama ini bahwa ia tidak bisa berdebat sehingga ia takut mengikuti debat-debat “swasta” sebelumnya. (Alex Madji)