Home Buku Tips Bahagiakan Orang Tua Saat Jalan-jalan

Tips Bahagiakan Orang Tua Saat Jalan-jalan

60
0
SHARE
Foto: Ciarciar.com

Saya baru membaca sebuah buku tentang perjalanan yang ditulis wartawan Kompas, Edna Caroline dan ibunya, Jeanne PR. Buku ini seperti sekeping mata uang. Dua buku yang disatukan dengan dua judul yang berbeda, tetapi informasinya saling melengkapi.

Bagian yang ditulis Edna berjudul, “Backpacker with Mom”. Sementara yang ditulis ibunya diberi judul “Lansia Backpacker”. Keduanya menuliskan pengalaman masing-masing dalam perjalanan liburan ke Eropa. Tepatnya Negeri Belanda, Swiss, dan Prancis.

Seperti diungkapkan Jeanne, kisah perjalanan dua minggu ke tiga negara tersebut tidak cukup dituangkan dalam satu buku. Takut terlalu tebal. Mereka memutuskan membaginya menjadi dua buku. Buku pertama tentang persiapan, perjalanan, hingga menjalani liburan di Belanda dan tiba di Swiss. Itulah isi buku yang sudah saya baca tersebut. Total tebal, lebih dari 200 halaman.

Sebagai buku perjalanan, cerita keduanya betul-betul saling melengkapi. Sebuah contoh kecil. Di bagian awal, Edna tidak menyebut sumber dananya saat ia hendak mentraktir ibunya jalan-jalan ke Eropa. Ia hanya menyebut, biaya perjalanan itu ditanggungnya bersama sang adik, Steven yang bekerja di sebuah perusahaan pertambangan minyak.

Namun, pada bagian yang ditulis ibunya disebutkan bahwa sumber dana Edna untuk membiayai perjalanan tersebut berasal dari bonus kerjanya selama cuti. Sementara sang adik, Steven, mengambil dana dari tabungan. Yang pasti, baik Edna maupun Steven sudah mendapat persetujuan dari pasangan masing-masing terkait rencana membahagiakan ibu mereka.

Baik Edna maupun Jeanne menceritakan secara detail kisah perjalanan mereka. Mulai dari rencana, persiapan, hingga perjalanan mereka terwujud. Terselip juga pengalaman geli dan lucu yang membuat Anda bakal tersenyum. Pada bagian yang ditulis Edna dilengkapi pula dengan macam-macam tips di akhir bab. Keduanya juga menyertai berbagai foto perjalanan, sehingga buku ini tidak kering.

Foto: Ciarciar.om

Sebagai wartawan, tulisan perjalanan Edna yang adalah seorang backpacker sangat enak dibaca. Bahasannya tidak kaku seperti bahasa di koran. Alias tidak terlalu menaati kaidah penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kesan saya, membaca buku ini seolah sedang mendengar ia bertutur. Enak dan mengalir. Karena itu, tidak heran kalau bagian yang ditulis Edna setebal 125 halaman tidak perlu butuh waktu lama untuk membacanya.

Kesan berbeda ditemukan saat Anda pindah ke bagian lain yang ditulis Jeane. Selain huruf yang lebih besar, mungkin karena ditulis nenek-nenek, bahasa juga rada kaku. Maklum, ia bukan wartawan seperti Edna. Ia hanya ibu seorang jurnalis. Meski demikian, ramuan pengalaman Jeanne dalam buku tersebut tetap saja enak dibaca.

Lebih dari itu, buku ini sangat informatif. Mulai dari bagaimana Jeanne begitu antusias ketika rencana ini digagas. Bagaimana ia mulai mencari berbagai informasi tentang tempat apa saja yang bakal dikunjungi, mempersiapkan berbagai perlengkapan perjalanan terutama karena perjalanan itu dilakukan pada musim dingin. Apalagi, kalau bepergian dengan seorang ibu yang sudah tua dan butuh lebih banyak pengertian dan pelayanan lebih, hingga menginap di tempat-tempat tidak nyaman.

Sebagaimana judulnya, Edna dan Jeanne memang mencoba melakukan perjalanan backpacker. Melancong dengan biaya yang murah. Kalau bisa super irit. Mulai dari mencari tiket pesawat paling murah. Penginapan yang murah meriah, bila perlu numpang di rumah teman sehingga bisa gratis. Sampai, urusan makanan sepanjang perjalanan tersebut. Semuanya harus dihitung dan diukur secara detail.

Hanya saja, seperti diakui Edna sendiri, yang adalah seorang backpacker, ia tidak menjalankan ‘filosofi’ backpacker secara murni. Maklum, ia harus memerhatikan kondisi ibunya yang sudah lanjut usia. Ia harus berkompromi dengan kondisi. Beda, misalnya, ia backpackeran seorang diri atau bersama suaminya Thom Dean.

Kalau Anda penyuka jalan-jalan, Anda patut membaca buku yang diterbitkan PT Artha Kreasi Aksara ini. Informasi dari buku ini bisa melengkapi persiapan Anda sebelum jalan-jalan. Apalagi, kalau Anda punya jadwal bepergian ke Belanda, Swiss, dan Prancis.

Anda juga bisa mencoba menerapkan tips yang disajikan Edna bila Anda mencoba membahagiakan orang tua dengan mengajak mereka jalan-jalan ke Eropa atau ke belahan dunia lain di muka bumi ini. (Alex Madji)